Kali ini saya akan berbagi ulasan kembali mengenai Besaran dan Satuan: Beberapa Prinsip Penting. Penjelasan ini sudah dipaparkan oleh Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, Ph.D. (Dosen Kimia ITB) pada Lokakarya Daring bekerjasama dengan AGKI (Asosiasi Guru Kimia Indonesia).

Beberapa prinsip yang akan dibahas, diantaranya:
1). Lambang besaran dan satuan mengikuti kesepakatan (konvensi) internasional, yang umumnya berdasarkan bahasa internasional, tetapi kepanjangannya menggunakan bahasa Indonesia.
Contoh dalam bidang Fisika (Besaran)
- v (velocity) = kecepatan
- r (rate of reaction) = laju reaksi
- m (massa) = massa
- t (time) = waktu
- l (length) = panjang
- I (electric current) = kuat arus listrik
- Q (electric charge) = muatan listrik
Contoh dalam bidang Kimia (Besaran)
- ΔHf (enthalpy of formation) = perubahan entalpi pembentukan
- ∆Tb (boiling point elevation) = kenaikan titik didih (bukan ΔTd)
Contoh beberapa satuan
- M/s = molar per detik (untuk laju reaksi), boleh dengan pangkat -1 (Ms-¹)
- mL = mililiter (untuk volume)
- amu atau u = satuan massa atom
- J = Joule.
- N = Newton
- s = detik (dalam kalimat bisa disebut mis. reaksi berlangsung selama 15 detik, tapi ketika disingkat menjadi 15 s)
2) Lambang besaran menggunakan huruf miring (Italic), sedangkan lambang satuan menggunakan huruf tegak.
- m → kg (massa • kilogram)
- x → m (posisi • meter)
- Q → C (muatan • Coulomb)
- n → mol (jumlah zat • mol)
- C → M (konsentrasi atau kemolaran • Molar)
3). Nama besaran berbeda dengan nama satuan, lambang besaran disarankan berbeda dengan lambang satuan.
- Bukan mol O₂ = 0,2 mol, melainkan n O₂ = 0,2 mol
- Bukan g H₂O = 0,3 g (atau 0,3 gram), melainkan m H₂O = 0,3 g
- Bukan M HCl(aq) = 0,05 M, melainkan C HCl(aq) = 0,05 M
Catatan: Khusus lambang besaran konsentrasi, beberapa buku teks memberi keleluasaan untuk membedakan lambang besaran yang berbeda untuk satuan konsentrasi yang berbeda. Walaupun demikian, bisa dipertimbangkan konsisten menggunakan C, tetapi jika diperlukan penegasan satuan, bisa ditambahkan subscript berupa M (jika satuannya molar), m (jika satuannya molal), dll.
Untuk kemolaran, bisa digunakan lambang besaran [HCl(aq)] = 0,1 M.
Beberapa yang dibahas tersebut sekilas tampak sepele, tetap makna dan manfaat yang ada itu berfaedah besar, apalagi terkadang konsep yang dipelajari dan diajarkan jauh berbeda. Maka dari itu, perlu kembali ditelaah dan diamati poin-poin yang mana saja yang harus dikuatkan dasarnya, sehingga kedepannya bermanfaat bagi semua.
Untuk kemolaran, bisa digunakan lambang besaran [HCl(aq)] = 0,1 M.
Beberapa yang dibahas tersebut sekilas tampak sepele, tetap makna dan manfaat yang ada itu berfaedah besar, apalagi terkadang konsep yang dipelajari dan diajarkan jauh berbeda. Maka dari itu, perlu kembali ditelaah dan diamati poin-poin yang mana saja yang harus dikuatkan dasarnya, sehingga kedepannya bermanfaat bagi semua.
Jika ada tambahan dari para pengunjung boleh di share demi kemajuan ilmu Kimia.
Semoga bermanfaat.