🔔 Aktifkan notifikasi disini

Mitigasi Bencana pada Tsunami dan Kebakaran

Dalam pelaksanaan mitigasi bencana, kita harus melakukan suatu kegiatan/prosedur untuk mengantisipasi sebelum, sesaat, dan setelah adanya bencana. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mitigasi bencana Tsunami, kebakaran dan kekeringan.

Mitigasi Bencana Tsunami


Tsunami merupakan salah satu jenis bencana alam yang berkaitan dengan gelombang lautan. Gelombang lautan yang sangat besar dan menerjang daratan ini disebut dengan tsunami. Tsunami berasal dari bahasa Jepang, Tsu artinya pelabuhan, dan Nami yang berarti gelombang. Secara harfiah, tsunami mempunyai arti ombak besar di pelabuhan. Lebih ilmiah lagi, yang dimaksud dengan tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal yang berlangsung dengan tiba-tiba.

Secara lebih rinci upaya pengurangan bencananya antara lain:
  1. Peningkatan kewaspadaan dan kesiap-siagaan terhadap bahaya tsunami.
  2. Pendidikan kepada masyarakat tentang karakteristik dan pengenalan bahaya tsunami.
  3. Pembangunan tsunami Early Warning System.
  4. Pembangunan tembok penahan tsunami pada garis pantai yang berisiko.
  5. Penanaman mangrove serta tanaman lainnya sepanjang garis pantai meredam gaya air tsunami.
  6. Pembangunan tempat-tempat evakuasi yang aman di sekitar daerah pemukiman.
  7. Pembangunan rumah yang tahan terhadap bahaya tsunami.
  8. Mengenali karakteristik dan tanda-tanda bahaya tsunami di lokasi sekitarnya.
  9. Memahami cara penyelamatan jika tanda-tanda tsunami.
  10. Meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tsunami.
  11. Memberikan laporan sesegera mungkin jika mengetahui tanda-tanda akan terjadinya tsunami kepada petugas yang berwenang: kepala desa, polisi, stasiun radio, SATLAK PB, dan lain-lain.
  12. Melengkapi diri dengan alat komunikasi.

Tindakan ketika Tsunami Terjadi

  • Menguasai diri supaya tidak panik, dan yakin bahwa diri Anda dapat lepas dari bencana.
  • Ketika air lat surut tiba-tiba, jangan mengambil ikan yang ada di pantai.
  • Jangan hiraukan kerusakan (harta benda) sekitar, utamakan keselamatan jiwa daripada harta.
  • Jika berada pada posisi terseret tsunami, usahakan berpegangan pada benda yang mengapung.
  • Jika sedang berada di atas kapal di tengah laut, segera pacu kapal Anda ke arah laut yang lebih jauh.

Tindakan setelah Tsunami

  • Jangan memasuki wilayah/bangunan yang rusak, kecuali dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
  • Hindari instalasi listrik yang bertegangan tinggi, jika memungkinkan segera melapor kepada PLN.
  • Datangi posko bencana, untuk mendapatkan informasi penting dan jalinlah komunikasi dan kerjasama dengan warga sekitar.
  • Jika rumah terkena dampak, untuk sementara waktu tinggallah di tempat penampungan yang dinyatakan aman.

Mitigasi Bencana Kebakaran

Kebakaran adalah suatu reaksi membakar objek yang berlangsung dengan cepat dari suatu bahan bakar yang disertai dengan timbulnya api. Sedangkan kebakaran pemukiman adalah kebakaran yang biasa terjadi di pemukiman padat penduduk yang disebabkan oleh kelalaian manusia.  Secara lebih rinci upaya pengurangan bencananya antara lain:
  1. Pembuatan dan sosialisasi kebijakan pencegahan dan penanganan kebakaran.
  2. Peningkatan penegakan hukum.
  3. Pembentukan pasukan pemadam kebakaran khususnya untuk penanganan kebakaran secara dini.
  4. Pembuatan waduk-waduk kecil, bak penampung air, dan hydran untuk pemadamam api.
  5. Pembuatan barrier penghalang api, terutama antara lahan perkebunan dengan hutan.
  6. Hindarkan pembukaan lahan dengan cara pembakaran.
  7. Melakukan penanaman kembali daerah yang telah terbakar dengan tanaman heterogen.
  8. Meningkatkan partispasi aktif dalam pemadaman awal kebakaran di daerahnya.

Tindakan Ketika terjadi Kebakaran

  • Segera padamkan dengan alat pemadam yang ada seperti APAR (alat pemadam api ringan) atau dengan karung goni yang dibasahi air.
  • Jika kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik segera matikan listrik di rumah atau gedung.
  • Tutup ruangan yang terjadi kebakaran agar tidak menjalar ke ruangan lain, tetapi jangan dikunci untuk memudahkan jika akan memadamkan kobaran api.
  • Menjauhi arah hembusan angin.
  • Segera hubungi pemadam kebakaran jika tidak bisa dipadamkan sendiri.
  • Keluarlah dengan berjalan penuh perhatian, jangan panik dan berlari.

Tindakan setelah Kebakaran

  • Cari sanak saudara untuk tempat tinggal sementara.
  • Cari keluarga yang lainnya, jika lengkap bersyukur tidak ada yang terluka dan semua selamat.
  • Bersihkan puing-puingnya dan kumpulkan barang yang masih berguna.

Nah,, sekarang kita bisa tahu langkah-langkah apa saja yang dapat kita lakukan ketika terjadi tsunami dan kebakaran.

Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.