Jadi, jika sebuah benda mula-mula
diam kemudian tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda tersebut, maka benda
akan tetap dalam keadaan diam. Misalnya bumi mengelilingi matahari selama satu
tahun, jika kamu kelak sudah menjadi kakek/nenek, maka Bumi akan tetap
mengelilingi matahari selama 1 tahun.
Selama waktu ini kamu, akan mengamati bahwa ketika mula-mula sebuah
benda (misalnya bumi, bulan, atau planet-planet) sedang bergerak, maka
benda-benda ini akan cenderung untuk bergerak terus, apabila tidak ada yang
menggangu, dengan kata lain tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda
tersebut.
Dari contoh diatas, dapat kita simpulkan bahwa:
Pernyataan ini adalah ungkapan dari hukum gerak Newton yang pertama (Hukum
I Newton). Pernyataan tersebut mengungkapkan tidak ada gaya, ini bukan berarti
tidak ada gaya yang bekerja pada benda, tetapi gaya-gaya yang bekerja pada
benda adalah seimbang. Misalnya buku yang diam di atas meja, ada dua gaya yang
bekerja yaitu gaya ke bawah (gaya gravitasi)
dan gaya ke atas (gaya normal), kedua gaya ini besarnya sama dan arahnya
berlawanan. Jadi, untuk benda yang diam atau bergerak dengan kecepatan tetap,
gaya-gaya yang bekerja adalah seimbang. Benda ini tidak akan mengalami percepatan,
ataupun percepatannya sama dengan nol.
Alur pemahaman konsep diatas bisa kita pahami menurut diagram berikut.
Jika ditulis secara matematis:
ΣF = 0
dimana, Resultan gaya (ΣF) bernilai 0.
Contoh lain
yang dapat kamu amati dari Hukum I Newton adalah ketika kamu mendorong sebuah
bola, jika tidak ada dinding atau penghalang di depannya maka bola akan terus
bergerak. Tentunya kamu harus mengabaikan gaya gesekan antara bola dengan
rumput dan bola dengan udara.
Demikian pembahasan materi tentang Hukum I
Newton.
Semoga bermanfaat.