Isotop
Ide tentang isotop pertama kali dikemukakan oleh Frederick Soddy (1877-1956) pada tahun 1912. Isotop adalah atom-atom yang memiliki nomor atom sama, tetapi nomor massa yang berbeda. Karena nomor massa yang berbeda, maka atom-atom isotop suatu unsur memiliki jumlah neutron yang tidak sama. Nomor atom ditentukan oleh jumlah proton. Jumlah proton dalam isotop-isotop adalah sama, yang berbeda hanyalah jumlah neutronnya.
Contoh:
- Karbon dengan 3 isotop (¹²C, ¹³C, ¹⁴C)
- 612C : 6 proton dan 6 neutron.
- 613C : 6 proton dan 7 neutron.
- 614C : 6 proton dan 8 neutron.
- Natrium dengan 2 isotop (²³Na, ²⁴Na) 1123Na : 11 proton dan 12 neutron.
- 1124Na : 11 proton dan 13 neutron.
Masing-masing isotop memiliki sifat-sifat kimia yang identik, sifat kimia tersebut ditentukan oleh jumlah elektron dan jumlah elektron dalam atom sama dengan jumlah protonnya.
Beberapa jenis isotop bersifat tidak stabil. Isotop seperti ini bersifat radioaktif dang mengalami peluruhan hingga membentuk isotop lain yang stabil.
Contoh isotop-isotop yang lain yaitu :
- Hidrogen : 11H, 12H, 13H
- Silikon : 1428Si, 1429Si, 1430Si
- Besi : 2654Fe, 2656Fe, 2657Fe, 2658Fe
Isoton
Isoton adalah kelompok atom (dari unsur-unsur yang berbeda) yang memiliki jumlah neutron sama. Dengan demikian, atom-atom isoton memiliki nomor atom (jumlah proton) dan nomor massa yang berbeda. INGAT: Menentukan jumlah neutron dengan cara mencari selisih nomor massa (A) terhadap nomor atom (Z).
Contoh:
- 715N dan 816O : 8 neutron (N: n = 15-7 = 8 & O: n = 16-8 = 8)
- 1531P dan 1632S : 16 neutron (P: n = 31-15 = 16 & S: n = 32-16 = 16)
- 1123Na dan 1224Mg : 12 neutron (Na: n = 23-11 = 12 & Mg: n = 24-12 = 12)
Isobar
Isobar adalah kelompok atom (dari unsur-unsur yang berbeda) yang memiliki nomor massa yang sama. Dengan demikian atom-atom isobar memiliki nomor atom, dan neutron yang berbeda.
Contoh:
- 715N dan 815O : nomor massa = 15
- 1532P dan 1632S : nomor massa = 32
- 1124Na dan 1224Mg : nomor massa = 12
Isoelektron
Isoelektron adalah kelompok partikel (atom, ion) yang memiliki jumlah elektron yang sama. Atom dapat melepas atau menangkap elektron untuk membentuk ion. Hal ini dapat menyebabkan adanya persamaan jumlah elektron antara ion satu dengan ion yang lain atau atom suatu unsur dengan ion unsur yang lain.
Contoh:
- 1124Na+ dan 1224Mg2+
1124Na+ memiliki elektron = 11 – 1 = 10, sedangkan
1224Mg2+juga memiliki elektron = 12 – 2 = 10 3684Kr dan 3785Rb+
- 3684Kr dan 3785Rb+
3684Kr memiliki jumlah elektron = nomor atom = 36, sedangkan
3785Rb+ memiliki jumlah elektron = nomor atom – muatan = 37 - (+1) = 36