🔔 Aktifkan notifikasi disini

Kimia Lingkungan

jnskim - Hallo, selamat datang kembali di blog catatan edukasi, dan tutorial.
Kali ini saya akan membahas materi tentang "Kimia Lingkungan" . Langsung saja silahkan dibaca tulisan ini ya.

Berbicara tentang lingkungan, dapat kita simpulkan bahwa yang akan kita bahas terakit keadaan sekitar tempat tinggal kita. Yang pasti dengan memandang komponen biotik dan abiotik yang ada. Dalam kajian kimia lingkungan, pada umumnya yang terlintas di benak adalah tentang Air & Udara sebagai penunjang kehidupan makhluk hidup.  Air sebagai "sumber segala kehidupan" dan Udara sebagai tepat di posisi "runner up" (bagian kedua yang tidak kalah penting kita perlukan).
Oleh karena itu perlu kita kupas dan pahami dengan benar, kedua topik tersebut.


1. AIR

Air yang sering dikonsumsi oleh makhluk hidup harus dalam kondisi baik, dan tidak tercemar. Jika air tersebut tercemar, sudah dipastikan tidak baik untuk kesehatan. 
Kualitas air yang layak konsumsi harus memiliki kriteria/paramater yang ditetapkan oleh suatu badan yang memiliki wewenang akan hal tersebut. Kriteria air tersebut dapat ditinjau dari aspek bilogi, fisika, dan kimia. Berikut poin-poin penting tentang kondisi air yang harus kita ketahui:

Persyaratan air bersih:
1.  Tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau.
2.  Jernih (tidak keruh).
3.  pH mendekati 7.
4.  Harga DO tinggi dan BOD rendah.
Zat-zat yang dipakai pada pengolahan air bersih:
1.  Tawas, Al2(SO4)3, untuk menjernihkan air.
2.  Kaporit, Ca(OCl)2, untuk membunuh kuman-kuman.
Zat-zat pencemar air:
1.  Deterjen (sukar dihancurkan mikro-organisme).
2.  Air limbah industri (mengandung ion-ion logam yang beracun, seperti Cd dan Hg).
3.  Pestisida (dapat membunuh hewan-hewan air).
4.  Sampah organik (penguraiannya menimbulkan gas-gas yang berbau busuk).
5.  Tumpukan minyak bumi (dapat memusnahkan fitoplankton di permukaan laut).

2.  AIR SADAH
Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk kegiatan di dapur, contohnya pencucian piring. Biasanya untuk mencuci piring tersebut, sebelumnya dibuat sabun yang di campurkan dengan air untuk membersihkan noda, namun pernahkah kita perhatikan bahwa kadangkala, buih sabun sedikit dan bahkan tidak berbuih.

Kok bisa???
Nah hal seperti itu perlu kita ketahui bersama, bahwa ketika sabun mengandung sedikit buih bahkan tidak berbuih hal tersebut terjadi karena terjadinya peristiwa kesadahan air.


Apa itu air sadah??? Air sadah adalah air yang mengandung ion-ion garam Kalsium dan Magnesium. Kedua ion ini sangat menggangu dalam sabun, oleh karena itu perlu dicegah/dihilangkan.
Berikut penjelasan tentang air sadah seperti tampak pada gambar dibawah.
Gambar 2. Konsep Air Sadah
Adalah air yang mengandung ion Ca2+ atau ion Mg2+.
Air sadah menyebabkan sabun hanya sedikit berbusa, dan jika dipakai di industri dapat merusak mesin. Oleh karena itu, air sadah harus dilunakkan (Ca2+ dan Mg2+diendapkan, lalu disaring).
1.  Jika mengandung Ca(HCO3)2 atau Mg(HCO3)2kesadahannya bersifat sementara dan dapat dilunakkan dengan pemanasan.

2. Jika mengandung CaSO4MgSO4CaCl2MgCl2kesadahannya bersifat tetap dan dapat dilunakkan dengan penambahan Na2CO3.
3.  UDARA
Selain air, ada hal penting yang menarik untuk dibahas, yakni "udara".
Tahukah anda, bahwa udara terdiri dari beragam komponen, dengan 2 komponen utama memili jumlah yang paling besar yaitu gas Nitrogen 78%, dan 21 % Oksigen, dan sisanya seperti gas argon, karbon dioksida, dan gas lainnya sisanya. Dan ternyata, komponen penyusun terbesar bukanlah oksigen, melainkan nitrogen.
So..udara tersebut harus kita jaga kualitasnya.


Udara yang layak untuk di hirup oleh makhluk hidup adalah udara yang bersih, tidak mengandung partikel-partikel pengotor, sehingga ketika kita bernafas maka udara tersebut akan diserap tubuh kita.
Namun bagaimana jika kondisi udara tersebut kotor? Akankah layak untuk dihirup??
Jawabannya sudah pasti "TIDAK".




Udara yang kotor tersebut disebabkan banyak hal, namun yang sudah pasti bahwa udara kotor tersebut mengandung zat-zat berbahaya dan beracun, sehingga perlu di sterilkan dan tidak menimbulkan gangguan penyakit apapun. Silahkan dibaca kembali mengenai pembahasan udara seperti pada gambar berikut.


Gambar 3. Penjelasan mengenai Udara
Jadi cukup jelas ya, penyebab tercemarnya udara yang kotor, terutama di daerah perkotaan, pada umumnya dari asap/kabut pembakaran tidak sempurna bahan bakar yang mengandung karbon monoksida yang berbaya bagi tubuh. Ada juga gas karbon dioksida dengan jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan hal negatif yang kita kenal dengan "efek rumah kaca (green house effect)".
Mulai dari sekarang dan seterusnya, kita harus menjaga kualitas udara.

Demikian pembahasan topik Kimia Lingkungan, jika ada yang kurang/ingin ditanyakan, silahkan sampaikan di kolom komentar, dan bisa kunjungi halaman Homepage mrregar.com.

Semoga bermanfaat.



2 komentar

  1. Ternyata ini ya sebabnya :D Thanks gan infonya
  2. Terima kasih gan,ini nih yang saya cari-cari. Sungguh lengkap, ijin sedot gan.
Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.