🔔 Aktifkan notifikasi disini

Komposisi Partikel Subatom

Pada awalnya, atom didefinisikan sebagai partikel terkecil penyusun suatu materi. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan John Dalton. Dalton menyatakan bahwa suatu atom tersusun atas inti atom dan kulit atom.

Daftar Isi

Seiring perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, ternyata atom bukanlah partikel terkecil. Atom itu sendiri memiliki partikel yang lebih kecil dan dikenal sebagai partikel subatom. Jadi, partikel-partikel subatom ini jugalah yang menentukan keadaan suau atom.
Partikel Subatom

Partikel Subatom

Dalam atom sebagian besar penyusunnya berupa ruang hampa yang di dalamnya terdapat inti yang berukuran sangat kecil. Pada inti atom, massa dan muatan positifnya dipusatkan dan dikelilingi oleh elektron-elektron yang memiliki muatan negatif.

Atom tersusun atas partikel subatom yakni berupa proton, elektron, dan neutron. Proton dan neutron berada pada inti atom. Secara kolektif, proton dan neutron selanjutnya disebut sebagai nukleon (partikel yang membentuk nukleus). Massa inti atom ditentukan dari jumlah proton dan elektron. Sedangkan elektron beredar mengelilingi inti atom pada lintasan/kulit atom.

Massa atom dinyatakan dalam satuan massa atom (sma) atau atomic mass unit (amu) dimana 1 sma = 1/12 × massa atom C¹².
1 sma = ¹/₁₂×1,99×10² kg
1 sma = 1,66 × 10²⁷ kg

Muatan partikel dasar dinyatakan sebagai muatan relatif terhadap muatan satu elektron (e), dimana muatan 1 elektron sebesar -1,60×10⁻¹⁹ coulomb (C). Muatan 1 proton sama dengan muatan 1 elektron, hanya berbeda tanda.
  • muatan proton = +1,60×10⁻¹⁹ C
  • muatan elektron = -1,60×10⁻¹⁹ C

Data Partikel Subatom

Ketiga partikel subatom memiliki data masing-masing terkait massa, muatan, dan lambang. Berikut ini penjelasan terkait partikel subatom.

Proton

Proton merupakan partikel subatom yang bermuatan positif (+). Partikel ini menentukan muatan inti atom yang juga bermuatan positif, sehingga muatan inti atom = muatan proton.

Telah ditetapkan massa eksak 1 proton = 1,673×10² kg. Kita juga dapat mengonversi massa proton ke satuan sma.
massa proton = 1,673×10² kg ÷ 1,66×10²⁷ kg/sma
massa proton = 1,007 sma ≈ 1 sma
Proton memiliki lambang p¹ yang menunjukkan:
  • muatan = +1
  • massa = 1 sma

Neutron

Neutron sebagai partikel subatom yang letaknya sama seperti proton di inti atom. Partikel neutron tak bermuatan (netral). Oleh karena itu, jumlah total muatan inti atom ditentukan oleh proton bukan neutron, meskipun keduanya terletak pada inti atom.

Neutron memiliki massa eksak sebesar 1,675×10² kg. Kita juga dapat mengonversi massa proton ke satuan sma.
massa neutron = 1,673×10² kg ÷ 1,66×10² kg/sma
massa neutron = 1,009 sma  1 sma
Neutron memiliki lambang n¹ yang menunjukkan:
  • muatan = 0
  • massa = 1 sma

Elektron

Elektron terletak pada kulit atom. Elektron adalah partikel subatom yang memiliki muatan negatif (-). Jumlah muatan elektron menyeimbangkan muatan inti atom sehingga suatu atom bersifat netral.

muatan atom netral = muatan elektron + muatan inti atom

Sama seperti proton dan neutron, partikel elektron juga memiliki massa eksak sebesar 9,109×10-³¹ kg. Jika kita lakukan konversi ke dalam satuan sma, maka:
massa elektron = 9,109×10⁻³¹ kg ÷ 1,66×10² kg/sma
massa elektron = 0,00054 sma (massa sangat kecil sehingga dapat dianggap juga = 0).
Elektron memiliki lambang ₋₁e⁰ yang menunjukkan:
  • muatan = -1
  • massa = 0

Perbandingan Massa Proton dengan Massa Elektron

Massa elektron diatas sangatlah kecil apabila dibandingkan dengan neutron ataupun proton. Oleh karena itu, massa elektron dapat diabaikan di dalam suatu atom.
massa proton/massa elektron = 1,673×10² kg ÷ 9,109×10⁻³¹ kg
massa proton/massa elektron = 1.836
Dengan kata lain, massa elektron = (¹/₈₃)×massa proton

Berdasarkan perbandingan massa diatas, dapat kita simpulkan bahwa:

massa atom = massa proton + massa neutron

Data ketiga partikel tersebut dapat kita rangkum menjadi tabel seperti di bawah ini.
Partikel Notasi Massa (kg) Massa  (sma) Muatan (Coulomb) Muatan
Proton \begin{aligned} _{1}^{1}\mathrm{p} \end{aligned} 1,673×10⁻²⁷ 1 +1,60×10⁻¹⁹ +1
Neutron \begin{aligned} _{0}^{1}\mathrm{n} \end{aligned} 1,673×10⁻²⁷ 1 0 0
Elektron \begin{aligned} _{-1}^{0}\mathrm{e} \end{aligned} 9,109×10⁻³¹ 1 -1,60×10⁻¹⁹ -1

Demikian pembahasan terkait komposisi partikel penyusun atom (subatom). Jika ada pertanyaan, bisa disampaikan pada kolom komentar.
Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.