jnskim - Hallo, selamat datang kembali di blog catatan edukasi, dan tutorial.
Kali ini saya akan membahas materi tentang "Koloid" . Langsung saja silahkan dibaca tulisan ini ya.
Tercampurnya zat secara merata disebut dispersi. Ada tiga jenis sistem dispersi:- Larutan, zat terdispersi secara homogeny dalam medium pendispersi. Diameter partikel zat terdispersi lebih kecil dari 10 Å (1 nm) (10-9 m). Contoh: larutan gula, udara dll, Sifat-sifat: satu fasa (homogen), jernih, tidak dapat disaring, stabil (tidak memisah bila didiamkan), za terdispersi tidak dapat terlihat.
Koloid, merupakan keadaan di antara suatu larutan dan suspensi. Diameter partikel zat terdispersi antara 10 Å – 1000 Å (= 1 nm – 100 nm = 10-9 m – 10-7 m). Contoh: susu, cat, asap dll. Sifat-sifat: dua fasa (heterogen), tidak jernih, tidak dapat disaring, stabil, zat terdispersi dapat dilihat dengan mikroskop ultra.
- Suspensi, zat terdispersi secara heterogen dalam medium pendispersinya. Diameter partikel zat terdispersi lebih besar dari 1000 Å (= 100 nm = 10-7m). Contoh: air kapur, air kopi dll. Sifat-sifat: dua fasa (heterogen), tidak jernih, dapat disaring, tidak stabil (memisah bila didiamkan), zat terdispersi dapat dilihat dengan mata.
Ditinjau
dari fasa terdispersi dan fasa pendispersinya, sistem koloid dapat digolongkan
menjadi delapan jenis, seperti diperlihatkan pada tabel berikut:
B.
SIFAT-SIFAT KOLOID
Fase terdispersi
|
Medium pendispersi
|
Sistem koloid
|
Contoh
|
Gas
|
Cair
|
Busa/buih
|
Busa
sabun, ombak, lime, cream kocok
|
Gas
|
Padat
|
Busa
padat
|
Batu
apung, lava, karet busa, biscuit
|
Cair
|
Gas
|
Aerosol
|
Kabut,
awan, obat semprot, hairspray
|
Cair
|
Cair
|
Emulsi
|
Susu,
minyak ikan, saos, mayonnaise
|
Cair
|
Padat
|
Gel
(emulsi padat)
|
Keju,
mentega, selai, agar-agar, mutiara, semir padat
|
Padat
|
Gas
|
Aerosol
padat
|
Asap,
debu, buangan knalpot
|
Padat
|
Cair
|
Sol
|
Kanji,
cat, lem, tinta, lateks, putih telur
|
Padat
|
Padat
|
Sol
padat
|
Perunggu,
kuningan, kaca warna, permata (gem)
|
- Efek Tyndall, adalah partikel koloid, peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel-partikel koloid. Contoh: sorot lampu mobil pada malam yang berkabut, sorot lampu proyektor dalam gedung bioskop yang berasap dll.
- Gerak Brown, adalah gerak zig-zag partikel koloid karena tumbukan antara partikel koloid. Adanya gerak brown ini menyebabkan partikel koloid tidak mengendap (stabil)
- Adsorpsi, adalah penyerapan partikel (ion, molekul) pada permukaan koloid. Contoh: penyembuhan sakit perut oleh serbuk karbon (norit), pewarna kain
- Elektroforesis, adalah peristiwa bergeraknya partikel-partikel koloid yang bermuatan karena pengaruh medan listrik. Contoh: penentuan muatan suatu partikel koloid, pengurangan zat-zat pencemar udara yang dikeluarkan dari cerobong asap pabrik.
- Koagulasi, adalah pengumpalan partikel-partikel koloid karena adanya pemanasan, penambahan elektrolit atau penambahan koloid yang muatannya berlawanan. Makin besar muatan elektrolit, proses pengumpalan makin efektif.
- Dialisis, adalah pemurnian koloid dari partikel-partikel (ion, molekul) pengotor yang dapat mengganggu kestabilan koloid. Contoh: proses kerja ginjal membersihkan darah, proses pencucian darah oleh alat hemodialyzer.
- Koloid pelindung, adalah koloid yang mempunyai sifat dapat melindungi koloid lain dari proses koagulasi. Contoh: pada pembuatan es krim digunakan gelatin untuk mencegah pembentuk Kristal besar, gula, cat dan tinta dapat bertahan lama karena menggunakan koloid pelindung.
Jika ada yang kurang/ingin ditanyakan, silahkan sampaikan di kolom komentar, dan bisa kunjungi halaman Homepage mrregar.com.